"Puncaknya Sabtu, dengan kenaikan hampir 300%, menjadi 67 ribu kendaraan. Minggu mulai turun sedikit," kata Direktur Operasi JSMR, Adityawarman di kantornya, Jakarta, Selasa (23/8/2011).
Kenaikan juga terjadi tinggi juga terjadi pada H-3, sekitar 104%. Bila pada hari biasa rata-rata kendaraan yang melintas 18 ribu kendaraan per hari, maka tahun ini pada H-3 akan mencapai 36.932 kendaraan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan memprediksi, kondisi puncak arus Lebaran tahun ini akan naik 2,8% dibandingkan periode sebelumnya. Dalam antisipasi peningkatan kendaraan yang drastis, JSMR akan memberlakukan gerbang untuk keluar (pembayaran tol) nulai H-5 sampai H+1.
"Jumlah gardu yang kami operasikan 14 gardu plus tandem. Mulai H-3 seluruh arus khusus ke timur (arus mudik). Kami juga akan melakukan transaksi jemput pelanggan," tegas Adit.
Saat terjadi kemacetan sudah mencapai Kaliurip, gerbang tol Kota Bukit Indah, pengguna jalan tol disarabkan keluar GT Kaliurip. "Jalan ini menuju Jalan Pantura yang menuju arah Cikampek," imbuhnya.
(wep/qom)










































