Ini disampaikan Ai Haryati, pemilik kerajinan Bordir Haryati, kepada Presiden SBY di workshop Bordir Haryati di Tasikmalaya, Rabu (23/8/2011).
"Untuk ekspor, kami banyak kirim terutama ke Timur Tengah dan Malaysia," papar Haryati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk pasar di dalam negeri, pemasarannya diserahkan kepada agen-agen yang mayoritas adalah tetangga sekitar. Termasuk untuk dipasarkan di perkulakan Tanah Abang yang selanjutkan disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia.
Workshop Haryani menggunakan mesin-mesin sulam otomatis yang modern. Bahkan untuk desainnya sudah komputerisasi.
"Agar lebih presisi," tutur Haryati.
Sebelum meninggalkan tempat, Presiden SBY dan Ani Yudhoyono berbelanja baju bordir yang ada di ruang pamer. Pakaian tersebut sebagai oleh-oleh untuk anak-anak dan cucunya.
"Yang ini cukup buat Agus deh," ujar Ani Yudhoyono sambil mematut baju koko yang dipilih Presiden SBY.
(lh/hen)










































