SBY Minta Pedagang Bawang Tak 'Maruk' Ambil Untung

SBY Minta Pedagang Bawang Tak 'Maruk' Ambil Untung

- detikFinance
Jumat, 26 Agu 2011 13:10 WIB
SBY Minta Pedagang Bawang Tak Maruk Ambil Untung
Jakarta - Harga bawang merah yang sedang membaik diharapkan membawa keuntungan bagi para petaninya. Namun harus tetap diupayakan agar harga komoditas ini masih bisa dijangkau masyarakat luas.

Demikian kata Presiden SBY saat mengikuti panen raya bawang merah. Panen berlangsung di desa Sisalam, Wanasari, Brebes, Jawa Tengah, Jumat (26/8/2011).

"Alhamdulillah harga bawang merah sedang baik, yang penting petaninya mendapat untung lebih banyak dan harganya terjangkau oleh yang lain," kata SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai pihak yang menamam dan merawat, sudah sepantasnya bila petani mendapatkan keuntungan dari membaiknya harga bawang. Keuntungan petani seharusnya bisa lebih tinggi dibandingkan para pedagang bawang.

"Pedagang tentu boleh mengambil untung, tapi yang wajar sehingga harga bawang bisa dijangkau oleh yang lain. Itu namanya adil," ujar SBY.

Di dalam peninjauan yang selama hampir satu jam ini, Presiden SBY, Ny. Ani Yudhoyono, Mentan Suswono dan Bupati Brebes ikut mencabut batang bawang sebagai simbol panen raya. Ketigannya dipandu oleh Sunarko, ketua kelompok tani 'Tani Makmur'.

"Setiap hektar lahan bawang saat ini bisa menghasilnya sampai 15 ton. Harga per kilo sekitar Rp 7 ribu ," ujar Sunarko.

(lh/dru)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads