BKPM Terus Selidiki 2,2% Saham Newmont Milik Masbaga

BKPM Terus Selidiki 2,2% Saham Newmont Milik Masbaga

- detikFinance
Jumat, 26 Agu 2011 15:50 WIB
BKPM Terus Selidiki 2,2% Saham Newmont Milik Masbaga
Jakarta - Badan Koodinasi Penanaman Modal (BKPM) terus menyelidiki proses pembelian 2,2% saham PT Newmont Nusa Tenggara oleh PT Indonesia Masbaga Investama. Pembelian tersebut bisa menghalangi investor lokal menguasai saham Newmont.

Masbaga membeli 2,2% saham Newmont dari Pukuafu. Pembelian berindikasi kecurangan karena Masbaga dibiayai oleh Newmont dan hak suara ini beralih ke Newmont.

"Ini masih tunggu surat dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Kita tunggu hasil auditnya, dan sampai sekarang kita belum dapat klarifikasi dari PT Pukuafu mengenai pengalihan hak suara melalui pembelian saham 2% ke Masbaga," ungkap Gita saat ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (26/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gita mengatakan, dalam keterbukaannya, pihak Newmont telah menyatakan adanya pinjaman yang diberikan Newmont kepada Masbaga. Lewat pinjaman tersebut maka Newmont bisa mendapatkan hak suara atas 2,2% saham tersebut.

"Justru itu, ini harus diklarifikasi dengan Pukuafu. Newmont itu kan perusahaan terbuka di Amerika Serikat. Bisa dilihat di websitenya, itu jelas ada," tambahnya.

Maka itu dimungkinkan oleh Gita, dengan adanya peminjaman dana yang menimbulkan pengalihan hak suara, memberi dampak Indonesia akan kehilangan peluang memiliki 51% hak suara dari proses divestasi sebesar 7% untuk membeli saham PT Newmont Nusa Tenggara.

"Makanya ini seperti poin saya sebelumnya, siapapun yang ambil divestasi saham tersebut, apakah pusat atau daerah, tapi telah terjadi pengalihan hak suara. Itu kan mematahkan argumen kita unbtuk pihak nasional bisa memiliki 51% saham Newmont. Lho, hal suaranya kan dilimpahkan kembali ke Newmont (melalui penminjaman dana kepada Masbaga)," kata Gita.

(nrs/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads