Pertamina Optimis Kelangkaan BBM akan Segera Teratasi

Pertamina Optimis Kelangkaan BBM akan Segera Teratasi

- detikFinance
Jumat, 02 Jul 2004 18:16 WIB
Jakarta - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang masih terjadi di sejumlah daerah diyakini sebagai akibat dari turunnya pasokan Pertamina yang hanya mencapai 19 hari kebutuhan nasional, dibanding sebelumnya 23 hari. Turunnya pasokan tersebut disebabkan oleh kesulitan Pertamina dalam mengimpor minyak mentah akibat tingginya harga minyak mentah beberapa waktu lalu.Namun demikian, Pertamina optimis masalah itu akan segera diatasi karena saat ini stok BBM telah mencapai 21,8 hari. Sementara, Pertamina dan pemerintah telah sepakat dalam pembayaran subsidi BBM. "Kalau ada kelangkaan BBM seperti solar di beberapa daerah, itu masih merupakan dampak dari turunnya pasokan minyak Pertamina yang tinggal 19 hari. Saat itu, sampai dua pekan, kita sempat tidak bisa melakukan komitmen untuk menyuplai BBM," ungkap Direktur Utama Pertamina, Ariffi Nawawi, di Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jumat (2/7/2004).Untuk itu, lanjut dia, Pertamina akan berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan cadangan minyaknya di posisi 23 hari. "Jadi saya optimis kelangkaan BBM akan cepat diatasi. Sekarang stok sudah mencapai 21,8 hari dan kita akan terus meningkatkannya menjadi 23 hari," katanya.Sebagaimana diketahui, sejumlah daerah mengalami kelangkaan BBM, terutama solar, yang mengakibatkan industri kecil tidak dapat beroperasi. Hal tersebut dipicu oleh kurangnya pasokan BBM dari pusat ke daerah. (ani/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads