46.000 Badan Usaha di Jateng Belum Patuh Bayar Pajak

46.000 Badan Usaha di Jateng Belum Patuh Bayar Pajak

- detikFinance
Selasa, 06 Sep 2011 15:22 WIB
46.000 Badan Usaha di Jateng Belum Patuh Bayar Pajak
Solo - Direktorat Jenderal Pajak Kantor Wilayah Jawa Tengah (DJP Kanwil Jateng) II mengungkapkan hanya 42% wajib pajak (WP) badan usaha di wilayahnya yang sudah membayar pajak. Selebihnya atau sekitar 46.000 badan usaha tidak melapor, apalagi membayar pajak.

"Baru sekitar 45.906 atau 42% WP badan usaha yang sudah membayar pajak. Selebihnya sekitar 46.000 badan usaha belum membayar dan melapor. Mereka menjadi sasaran dalam sensus pajak nasional yang akan dimulai September ini," kata Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Humas, DJP Kanwil Jateng II, Budi Hernowo kepada wartawan di Solo, Selasa (6/9/2011).

DJP Kanwil Jateng II meliputi Klaten, Magelang, Kebumen, KPP Cilacap, Surakarta, Purwokerto, Temanggung, Boyolali, dan Purbalingga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan realisasi pajak di wilayahnya secara keseluruhan, Budi mengatakan hingga Agustus 2011 mencapai sebesar 53 % dengan nominal sebesar Rp 2,2 triliun atau tumbuh sekitar 19,18% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara realisasi PBB hingga Agustus 2011 mencapai Rp 146,9 miliar atau 63,48% dari target sebesar Rp 231,4 miliar.

Lebih lanjut Budi mengatakan, sensus pajak yang akan dilakukan diharapkan akan bisa menjaring ribuan wajib pajak badan usaha maupun wajib pajak pribadi yang belum melaporkan dan membayar pajak.

Sensus itu akan menjadi kegiatan ekstensifikasi berupa penyisiran dan pencacahan terhadap potensi wajib pajak dan obyek pajak. Selain itu juga akan menjadi kegiatan intensifikasi berupa optimalisasi penerimaan pajak atas objek pajak.

Sasaran sensus, lanjutnya, adalah usaha kecil dan menengah yang memiliki omset Rp 4,8 miliar per tahun. Sedangkan usaha mikro dengan omzet hingga Rp 200 juta akan ada peraturan tersendiri. Target penting sensus itu diantaranya adalah kawasan bisnis, gedung-gedung tinggi dan kawasan pemukiman.

(mbr/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads