Demikian disampaikan Direktur Utama JSMR, Frans Sunito kepada detikFinance, Jakarta, Kamis (8/9/2011).
"Kondisi Cipularang, jalan memenuhi standar dan syarat-syarat teknis, mulus tidak ada lubang dan lain-lain. Bahkan ditambah spanduk-spanduk peringatan," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, perseroan terus berbebah dengan menambah rambu kejut di kilometer-kilometer rawan kecelakaan. Tujuannya untuk meningkatkan kewaspadaan pengemudi. "Kami terus melakukan evaluasi kondisi perambuan," tegas Frans.
Berdasarkan catatan Jasa Marga, sepanjang periode mudik lebaran tahun ini, mulai H-7 hingga kemarin angka kecelakaan di ruas tol Cipularang mencapai 10 kali. Angka ini jauh menurun dibandingkan tahun lalu yang mencapai 25 kali.
(wep/hen)










































