Krisis Eropa dan AS, Wacik Optimistis RI Dikunjungi 7,7 Juta Wisman

Krisis Eropa dan AS, Wacik Optimistis RI Dikunjungi 7,7 Juta Wisman

- detikFinance
Kamis, 08 Sep 2011 16:47 WIB
Krisis Eropa dan AS, Wacik Optimistis RI Dikunjungi 7,7 Juta Wisman
Denpasar - Krisis ekonomi di Eropa dan Amerika Serikat tak berdampak buruk bagi pariwisata Indonesia. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik tetap optimistis target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 7,7 juta tercapai.

"Saya tidak akan revisi target kunjungan wisatawan pada tahun 2011. Saya masih hitung-hitung. Target optimis 7,7 juta orang wisatawan masih bisa kita kejar," kata Wacik usai berbicara pada Seminar Nasional Kebudayaan di Universitas Udayana, Jalan Sudirman, Denpasar, Kamis (8/9/2011).

Wacik optimistis karena krisis di Eropa dan Amerika Serikat tak akan mempengaruhi denyut nadi pariwisata Indonesia. "Ada krisis di Eropa dan Amerika Serikat, iya. Kita sudah pernah mengalami krisis yang lebih berat di tahun 2008. Tapi kita bisa lewati," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wacik menjelaskan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia di tahun 2011 hingga akhir Juni sebanyak 4,9 juta orang. "Kontrak kerja saya kepada Presiden SBY, tingkat kunjungan wisatawan asing sebanyak 7,2 juta orang. Namun saya punya target 7,7 juta orang," jelas Wacik.

Hanya saja, menurut Wacik, meskipun tingkat kunjungan bisa memenuhi target 7,7 juta orang, devisa yang dihasilkan tidak akan memenuhi target sebesar US$ 8,5 mililar.

"Target revenue tahun 2011 sebesar US$ 8,5 miliar. Angka US$ 8 miliar pasti dapat. Jika tingkat kunjungan naik, angka US$ 8 miliar pasti bisa," katanya.

Ia pun tetap optimistis, tingkat kunjungan wisatawan asing akan naik pada 2012. Meskipun pada tahun mendatang tetap terjadi krisis ekonomi, warga Eropa dan Amerika Serikat akan tetap berwisata ke Indonesia.

"Tidak turun. Kalau ada krisis dunia, yang tidak berwisata hanya CEO atau direktur perusahaan. Keluarganya tetap berwisata. Cuma karena krisis, revenue-nya berkurang tapi jumlahnya wisatawan akan tetap naik," katanya.

Kesuksesan ASEAN Summit di Bali yang akan digelar di akhir 2011, menurut Wacik, akan membuat gaung Indonesia lebih besar ke dunia. "Meskipun krisis, jika gaungnya positif maka turis pasti akan datang," ujarnya.

(gds/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads