"Pokoknya akhir September, nggak molor, kita harus atur jadwalnya, saya nggak mau ngomong dulu tanggalnya," ujar Fuad saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (9/9/2011).
Fuad menegaskan, tujuan dari sensus pajak selain untuk menarik pajak wajib pajak, juga memberikan pelayanan kepada wajib pajak yang membayar pajak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sensus pajak itu rencananya akan dilakukan kepada para pelaku usaha. Menurut Fuad, pihaknya akan meminta izin kepada para pengelola tempat yang akan dijadikan target sensus.
"Kita kasih tahu sama pengelola seperti ITC, kasih tahu juga lha, jadi kita gak seperti gebrakan-gebrakan itu," ujarnya.
Fuad berharap pemberitaan terkait pelaksanaan sensus pajak membuat masyarakat terdorong untuk membayarkan kewajibannya kepada negara.
"Kita umumkan jadi orang sudah siap, kalau sebelum disensus ya buru-buru saja bayar pajak, kan mendingan begitu," ujarnya.
Nantinya, tambah Fuad, hasil penerimaan melalui sensus pajak bisa dimasukkan dalam penerimaan negara untuk tahun 2011 serta tahun-tahun berikutnya.
"Ya masuk realisasi tahun 2011. dia kan bayar ada prosedurnya harus isi SPT, nanti yang belum bayar kan ditandain, jadi sebaiknya bayarlah. sekarang kan penerimaan sudah di atas 60 persen, 62 persen per 26 agustus dari target. sensus ini untuk meng-update data Ditjen Pajak, jadi multifunction, multi purpose," pungkasnya.
(nia/qom)











































