Kedatangan Gita ke Jerman adalah untuk menghadiri acara 'Indonesian Business Day' yang diadakan di KBRI Jerman dalam rangka meningkatkan kerjasama internasional baik di tingkat pemerintahan maupun bagi golongan bisnis terutama di sektor pangan, kesehatan, dan alat berat.
Gita mengatakan, total investasi Jerman di Indonesia pada periode 2000-2010 mencapai US$ 856,2 juta dengan total proyek yang terealisasi sebanyak 224 proyek dan menempati peringkat ke-15 negara-negara yang menanamkan modalnya di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama 2000-2010, sasaran investasi para investor Jerman di Indonesia adalah di sektor industri mineral non logam (US$ 166,3 juta), industri transportasi (US$ 157,78 juta), lalu industri kimia dan farmasi (US$ 131,38 juta).
Jerman saat ini mempunyai nilai produk domestik bruto (PDB) US$ 3,31 juta) dan menjadikannya tulang punggung ekonomi Eropa serta salah satu negara yang diharapkan dapat menanggulangi krisis ekonomi di Eropa.
Dalam kunjungannya, Gita menyampaikan perkembangan kondisi ekonomi Indonesia dan juga realisasi investasi di Indonesia yang tumbuh pesat. Kemudian Gita juga menyampaikan paparan potensi investasi di Indonesia dalam forum bisnis yang diselenggarakan Asosiasi Bisnis Jerman-Asia Pasifik dan KBRI Jerman.
(dnl/dnl)










































