Priamanaya, CEO Priamanaya Grup pengelola pusat grosir Tanah Abang, Jakarta, punya ide membeli Gedung Smesco milik Kementerian Koperasi dan UKM untuk dijadikan 'Tanah Abang kedua'. Ia siap berunding dengan Menteri Koperasi dan UKM, Syarifuddin Hasan, untuk merealisasikan hal tersebut.
Ide ini muncul saat ekonom Aviliani, menyingung keberadaan gedung megah Smesco yang relatif sepi. Smesco hanya ramai saat ada pameran dan pesta perkawinan.
"Itu bisa. Nanti saya akan bicara dengan Menteri. Bisa menjadi Tanah Abang Dua," jelasnya saat ditemui di kantor HIPMI, Jakarta, Senin (12/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan transaksi yang terus meningkat, lalu lintas juga semakin padat. Implikasinya adalah kemacetan di area Tanah Abang. "Padahal kami sudah menyediakan parkir berkapasitas 4.000 mobil, hasil pembangunan baru. Sebelumnya tidak ada parkir," tuturnya.
Ia sendiri mendapat data bahwa, pada satu bank kecil di area Tanah Abang dapat melayani setoran dari nasabah per hari Rp 100 juta. Dengan mengacu pada 10 ribu pengusaha, maka perputaran uang dalam satu hari di sana mencapai Rp 1 miliar.
(wep/ang)











































