Pertamina Jualan Pelumas ke Bangladesh

Pertamina Jualan Pelumas ke Bangladesh

- detikFinance
Rabu, 14 Sep 2011 11:32 WIB
Pertamina Jualan Pelumas ke Bangladesh
Jakarta - PT Pertamina (Persero) kini menyasar Bangladesh sebagai negara baru tujuan ekspor produk-produk pelumasnya. Mulai hari ini, berbagai produk pelumas akan diekspor ke negara tersebut sebesar 16.000 liter.

Dalam siaran persnya, Rabu (14/9/2011), Pertamina menilai Bangladesh merupakan negara yang memberikan potensi pasar pelumas rata-rata sebesar 70.000 metric tons per tahun. Padahal sebelumnya negara tersebut dianggap sebagai salah satu negara dunia ketiga.

Di sana, Pertamina akan memasok pelumas bagi kendaraan-kendaraan ramah lingkungan yang menggunakan CNG (gas) sebagai bahan bakarnya. Pertamina pun akan bersaingan secara komersil dengan Shell, BP, Castrol, Fucchs, Total, Conoco, Caltex, dan lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertamina berharap dengan bertambahnya jangkauan penjualan produk pelumasnya ke Bangladesh, perusahaan tersebut ke depannya diakui sebagai perusahaan kelas dunia.

Sebelumnya, pelumas Pertamina juga sudah diekspor ke berbagai negara, termasuk Belgia, Saudi Arabia, Myanmar, Singapore, Taiwan, Philipina, Timor Leste, Malaysia, Nepal, Australia, Jepang, Thailand, Korea, Nepal, dan China. Selain itu Pertamina juga mengekspor pelumas di Pakistan dan Uni Emirat Arab dengan merek Zipex.
Bertambahnya negara tujuan ekspor pelumas Pertamina ini menunjukkan semakin banyaknya konsumen di negara lain yang percaya menggunakan pelumas produk Pertamina.

Sepanjang 2010, Pertamina berhasil menjual pelumas kendaraan roda empat hingga 99.836,89 kiloliter (KL) atau meningkat 3% dari penjualan tahun sebelumnya.

Volume penjualan Prima XP, salah satu produknya, mencapai 24.502,12 KL pada 2010 atau meningkat 4% dibanding tahun sebelumnya.

Sementara itu, pelumas full syntetic seperti Fastron, walaupun total penjualan tidak sebesar pelumas semi-syntetic, namun terjadi peningkatan permintaan sebesar 286% di 2010 dibanding 2009, atau dengan total volume 4.642,17 KL di 2010. Pertumbuhan ini terjadi karena didukung oleh sektor after market maupun OEM (Original Equipment Manufacturer) seperti Toyota dengan TGMO (Toyota Genuine Motor Oil).
(nrs/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads