Aksi mogok seluruh karyawan PT Freeport yang menuntut penyesuaian gaji berdampak pada kerugian penjualan perusahaan Amerika tersebut hingga US$ 19 juta per hari.
Demikian disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Darwin Zahedy Saleh dalam jumpa pers yang dilaksanakan di kantornya, jalan Medan Merdeka Selatan, Jum'at (16/9/2011).
"Asessment sementara pemogokan adalah diperkirakan US$ 19 juta per hari penurunan penjualannya," kata Darwin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, dikatakan olehnya, Freeport setiap harinya mampu memproduksi bijih tembaga dan emas sebanyak 230 ribu ton. Kemungkinan potensi produksi tersebut akan hilang akibat adanya pemogokan. "Produksi maksimal per hari itu 230 ribu ton bijih per hari. Ini produksi yang hilang jika terjadi pemogokkan," ungkapnya.
"Kementerian ESDM akan berupaya terus menjaga iklim investasi. Sebagai informasi, kontribusi investasi dari sektor ESDM mencapai 90%-95%. Karena itu ESDM akan mendorong agar tercapai hasil negosiasi yang baik untuk kedua belah pihak. Untuk itu, pemerintah akan memantau dan memfasilitasi terkait masalah mogok Freeport ini," jelas Darwin.
Darwin menyampaikan, dirinya sudah mengutus staf ahli Menteri dan Direktur Tekhnik untuk menjaga fasilitas produksi di sana.
"Saya sudah mengutus staf ahli dan direktur tehnik untuk menjaga fasilitas produksi. Karena dampak pemogokan ini selain menurunkan produksi dan pendapatan negara namun juga berdampak pada fasilitas produksi. Setelah ini Menteri ESDM dan Dirjen Minerba juga akan ke Papua," tukasnya.
Kemudian, dia mengingatkan bahwa semua pihak perlu saling mengingatkan agar mengacu pada iklim usaha serta melihat kepentingan nasional. "Kita mendorong dicapainya komunikasi yang baik, mendorong pemahaman yang sama karena ini secara kongkret berdampak pada kerugian," tuturnya.
"Kegiatan Freeport di lahan seluas 213 ribu hektar menyumbang 68% PDRB di Timika. Tapi tahun 2010 kemarin Freeport menyumbang US$ 1,9 miliar dari pajak dan non pajak, serta US$ 2,1 miliar investasi. Mengedepankan fakta ini, agar pihak yang terlibat berhasil membuat investasi yang baik," harap Darwin.
(nrs/ang)










































