Menteri BUMN Baru Bisa Pulang Pekan Depan

Menteri BUMN Baru Bisa Pulang Pekan Depan

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 16 Sep 2011 14:22 WIB
Menteri BUMN Baru Bisa Pulang Pekan Depan
Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar akan pulang ke tanah air pekan depan. Molor dari rencana semula untuk pulang pekan ini.

"Diperkirakan minggu depan Menteri BUMN sudah dapat melakukan aktivitasnya. Saya menjenguk hari ini di rumah sakit National University Hospital Singapura," kata Wakil Ketua Komisi IV Herman Khaeron dalam pesan singkatnya, Jumat (16/9/2011).

Menurutnya, kondisi mantan Direktur Utama Perum Bulog itu sudah semakin membaik. Setiap pagi dan sore Mustafa sudah bisa berjalan keliling rumah sakit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah kondisinya sudah membaik, dan sudah bisa berkelakar serta tertawa lebar. Ditanya mengenai kondisi yg dirasakan pak mustafa, sekarang sudah bisa jalan pagi dan sore berkeliling rumah sakit, makannya sudah banyak, pencernaan sudah baik, dan penyakit awalnya sudah normal kembali tinggal hanya pemulihan kondisi fisik," katanya.

Herman, yang juga teman Mustafa sejak masa sekolah dulu itu menepis isu bahwa penyakit yang diderita adalah permanen. Menurutnya, saat ini penyakit Mustafa ditangani dan tinggal masa pemulihan saja.

"Saya ketemu langsung bahwa kondisi saat hari ini saya jenguk sudah sangat baik, dan insya Allah dalam waktu dekat sudah dapat melanjutkan aktivitasnya," katanya.

Selama masa pemulihan, Mustafa juga ditemani oleh beberapa anggota keluarganya, yaitu istri, anak dan menantunya yang dokter yang juga ikut merawat di Singapura.

Sebelumnya Mustafa dirawat di RS Medistra sejak Selasa 23 Agustus 2011 karena gangguan jantung. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah mengerahkan tim dokter kepresidenan untuk menangani kesehatan Mustafa.

Mantan Gubernur Aceh ini telah dibawa ke National University Hospital, Singapura sejak Selasa 30 Agustus 2011. Pria berumur 62 tahun itu dibawa ke Singapura untuk lebih intensif menjalani pemulihan pasca terkena serangan jantung.

(ang/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads