"Saya baca di media dan saya tidak pernah terpikir. Yang penting bagaimana bangsa ini mandiri tak impor garam dan produksi ikan naik," jelas Fadel saat ditemui di kantor Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta, Senin (19/9/2011).
Dikatakan Fadel, dia memang terus mengikuti perkembangan politik seputar reshuffle dari media, tapi itu tidak berpengaruh terhadap dirinya. "Saya berpikir, kita bekerja dengan baik, dan biarlah kinerja kita dinilai oleh presiden dan rakyat," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masalah reshuflfle itukan biasa sajalah, nggak luar biasa. Yang luar biasa itu jangan impor lah bangsa ini, bikin kita mandiri, itu luar biasa. Saya harus bekerja ke arah sana, kalau saya nggak kerja juga masih banyak yang bisa kita kerjakan," tuturnya.
Ini merupakan tahun kedua Fadel menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan setelah sebelumnya dia menjabat sebagai Gubernur Gorontalo.
(dnl/hen)











































