Menteri PU: Dari 13 Tol Hanya 10 Ruas yang Tarifnya Naik

Menteri PU: Dari 13 Tol Hanya 10 Ruas yang Tarifnya Naik

- detikFinance
Senin, 19 Sep 2011 14:52 WIB
Menteri PU: Dari 13 Tol Hanya 10 Ruas yang Tarifnya Naik
Jakarta - Pemerintah segera akan mengumumkan besaran kenaikan 10 tarif jalan tol yang berlaku mulai bulan ini. Ada 3 ruas tol yang dibatalkan kenaikannya karena kondisinya tidak layak.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) Djoko Kirmanto ketika ditemui di kantor Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta, Senin (19/9/2011).

"(Kenaikan tarif) segera diumumkan dan saya sudah putuskan akan ada kenaikan, sudah benar evaluasinya dana akan dinaikkan," jelas Djoko.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan, harus ada sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat pengguna tol sebelum tarif dinaikkan. "Jadi setiap kali yang lewat diberi tahu bahwa tanggal sekian akan naik," imbuh Djoko.

Sebelumnya Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum mengancam akan menunda rencana kenaikan tarif 3 ruas tol karena belum sepenuhnya mencapai standar pelayanan minimal (SPM). Tiga ruas itu antara lain tol Tangerang-Merak, Surabaya-Gempol dan Kanci-Palimanan.

Kepala BPJT Achmad Gani Gazali mengatakan kondisi dari tiga ruas tol itu antara lain masih banyak lajur jalan dalam kondisi berlubang, masih banyak pagar pembatas yang bolong dan lainnya. Misalnya tol Surabaya-Gempol masih bermasalah pada pagar dan marka jalan.

Khusus untuk tol Tangerang-Merak masih mengalami kendala klasik yaitu pagar jalan yang masih banyak bolong. Bahkan tol Palimanan-Kanci masih banyak ditemukan lajur jalan yang berlubang dan pagar yang belum tertutup sepenuhnya.

Ada 10 ruas tol yang akan naik tarifnya antara lain ruas tol Jagorawi, Jakarta-Tangerang, tol Dalam Kota, tol BSD, tol Ulujami-Bintaro, JORR (Jakarta Outer Ring Road), Cipularang, Padaleunyi, tol Semarang, dan tol Belmera.
(dnl/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads