Hal ini disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) Djoko Kirmanto ketika ditemui di kantor Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta, Senin (19/9/2011).
"(Kenaikan tarif) segera diumumkan dan saya sudah putuskan akan ada kenaikan, sudah benar evaluasinya dana akan dinaikkan," jelas Djoko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum mengancam akan menunda rencana kenaikan tarif 3 ruas tol karena belum sepenuhnya mencapai standar pelayanan minimal (SPM). Tiga ruas itu antara lain tol Tangerang-Merak, Surabaya-Gempol dan Kanci-Palimanan.
Kepala BPJT Achmad Gani Gazali mengatakan kondisi dari tiga ruas tol itu antara lain masih banyak lajur jalan dalam kondisi berlubang, masih banyak pagar pembatas yang bolong dan lainnya. Misalnya tol Surabaya-Gempol masih bermasalah pada pagar dan marka jalan.
Khusus untuk tol Tangerang-Merak masih mengalami kendala klasik yaitu pagar jalan yang masih banyak bolong. Bahkan tol Palimanan-Kanci masih banyak ditemukan lajur jalan yang berlubang dan pagar yang belum tertutup sepenuhnya.
Ada 10 ruas tol yang akan naik tarifnya antara lain ruas tol Jagorawi, Jakarta-Tangerang, tol Dalam Kota, tol BSD, tol Ulujami-Bintaro, JORR (Jakarta Outer Ring Road), Cipularang, Padaleunyi, tol Semarang, dan tol Belmera.
(dnl/hen)










































