"Saya tidak perlu komentar ada menteri diganti atau tidak. Tugas saya mengkoordinasi menteri, bukan mengomentari," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (19/9/2011).
Pernyataan itu disampaikannya menjawab pertanyaan wartawan tentang penggantian menteri di jajaran tim ekonomi. Seperti diketahui, Menteri BUMN Mustafa Abubakar hingga kini masih menjalani perawatan akibat serangan jantung pada akhir Agustus 2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti di periode sebelumnya, bisa saja evaluasi akan berujung kepada penggantian menteri. Tapi tidak ada jaminan sudah pasti akan ada menteri yang diganti.
"Kalau ada menteri yang sakit dan tidak bisa melanjutkan tugasnya, maka harus ada bukti otentik dari yang berwenang. Bukan karena isu," sambung Julian.
Perlunya bukti yang otentik dari pihak berwenang, menurut adalah prosedur baku. Sehingga bila ada menteri yang akhirnya diganti, itu maka prosesnya juga akuntabel dan bisa diikuti masyarakat.
"Evaluasi kabinet menjelang tiga tahun pemerintahan, bisa saja akan terjadi reshuffle tapi bisa juga tidak. Kalau terjadi reshuffle, pasti akan ada proses akuntabel," papar Julian.
(lh/dnl)











































