Executive Managing Director of Lotte Mart SEA HQ Moon Young Pyo menyatakan pihaknya sedang mencari produk-produk berkualitas asal Indonesia yang akan dipasarkan ke Korea.
Barang-barang tersebut, lanjutnya, akan dipasarkan ke masyarakat Korea terlebih dahulu, kemudian baru dipasarkan ke seluruh cabang Lotte Mart di Asia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu produk yang menarik hati Moon adalah batik. Dia mengaku pernah memakai batik ke Korea, tetapi tidak ada satu pun warga Korea yang mengetahui pakaiannya yang digunakannya merupakan kain khas Indonesia.
"Saya sudah pernah ke Korea pada Desember 2008, tapi dalam pesawat hanya saya saja yang pakai batik, di Korea tidak ada yang tahu. Tapi saya sangat suka batik. Yang pertama saya merasa nyaman, saya suka desain dan warnanya juga," ujarnya.
Sayangnya, Moon mengakui jika Lotte Mart hanya menjual batik saja maka tidak akan laku. Untuk itu, dirinya menyuruh para stafnya untuk mencari berbagai model batik yang modern sehingga para masyarakat Korea dan konsumen Lotte Mart dapat tertarik dengan pakaian khas Indonesia ini.
"Mungkin kalau kita jual batik, mungkin kurang kompetitif tapi mungkin kalau batik dibawa ke Korea batik modern bisa laku juga. Jadi saya sudah memberi perintah ke staf untuk mencari batik-batik untuk anak kecil," ujarnya.
Untuk mempromosikan batik, Moon meminta para pelayan juga menggunakan batik saat melayani konsumen. "Saya ada rencana, selain saya menggunakan batik, pelayan juga menggunakan batik," ujarnya
Selain batik, Moon juga meminta stafnya untuk mencari produk berbudaya lainnya asal Indonesia yang diperkirakan juga diminati warga Korea dan Asia, seperti kain tenun dan produk furnitur.
"Selain itu, tenun, juga bahan yang cantik. Kemudian furnitur. Lain kali pameran di Korea, dekorasinya bisa pakai furnitur Indonesia, jadi tidak usah pakai papan yang bertuliskan produk Indonesia. Kita akan coba mencari produk Indonesi berkualitas dan juga orang Korea suka," pungkasnya.
(nia/hen)











































