Saat ini jajaran menteri ekonomi sedang ramai dikabarkan sebagai sasaran utama dalam reshuffle. Tapi apakan memang akan ada perombakan besar-besaran dalam tim ekonomi KIB II?
"Kalau pun saya tahu, mosok terus ngomong-ngomong? Apa lagi kalau benar-benar nggak tahu," jawab Menko Perekonomian Hatta Rajasa di Istana Negara sebelum rapat terbatas, Jumat (23/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hatta menegaskan, siapa menteri ekonomi yang diganti dan siapa penggantinya, bukan wewenang dirinya. Sebagai menko perekonomian yang tugasnya mengkoordinir menteri, ia hanya memberi masukan.
"Saya jalankan tugas koordinasi menteri. Presiden yang menilai menteri," ujarnya.
"Kalau dirombak, kita harus terima untuk yang lebih baik. Terserah saja, presiden yang tentukan. Tapi yang penting mempunyai spirit dan integritas," sambung Hatta.
Isu bahwa tim ekonomi yang akan terkena reshuffle berhembus dari para politisi parpol koalisi. Isu itu muncul karena sejauh ini belum ada pembicaraan antara Presiden SBY dengan para ketua umum parpol mengenai penggantian menteri.
Karena belum ada pembicaraan, maka diasumsikan kader parpol di dalam KIB II tidak kena reshuffle. Bila terjadi reshuffle, maka hanya dikenakan di jajaran ekonomi di mana tidak ada kader parpol yang menjadi menterinya.
(lh/hen)











































