Lewat finalisasi dokumen transaksi ini, Sandiaga berharap Mandala bisa segera beroperasi kembali.
"Kami senang sekali dengan finalisasi dokumen-dokumen transaksi ini dan berharap agar Mandala dapat segera beroperasi kembali," ujar Sandiaga dalam siaran pers yang dikutip, Sabtu (24/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kesepakatan tersebut, semua pihak telah mendekati penyelesaian restrukturisasi Mandala, yang masa uji tuntasnya telah berlangsung selama hampir lima bulan. Saat ini, Mandala sedang dalam proses restrukturisasi dengan mengikuti aturan perundang-undangan Indonesia.
Tahap berikutnya adalah melengkapi persyaratan-persyaratan transaksi yang diperlukan, termasuk persetujuan pemerintah yang diperlukan agar Mandala dapat segera terbang kembali. Semuanya diperkirakan akan memakan waktu sekitar 90 hari sebelum beroperasi.
CEO Tiger Airways Holdings Limited, Chin Yau Seng juga berharap Mandala segera beroperasi kembali.
Pasca beralihnya kepemilikan Mandala, maskapai baru ini akan menerapkan model bisnis Tiger Airways, yakni dengan menawarkan perjalanan biaya murah ke tujuan internasional dan domestik dalam jangkauan lima jam penerbangan. Seperti juga penerbangan lainnya yang tergabung dalam Tiger Airways Group, penerbangan hasil restrukturisasi ini akan mengoperasikan pesawat Airbus A320.
(dnl/dnl)











































