Sandiaga Uno Resmi Kuasai Mandala Airlines

Sandiaga Uno Resmi Kuasai Mandala Airlines

- detikFinance
Sabtu, 24 Sep 2011 14:02 WIB
Sandiaga Uno Resmi Kuasai Mandala Airlines
Jakarta - Sandiaga Uno dkk lewat Saratoga Group resmi memiliki 55% saham PT Mandala Airlines. Perjanjian jual beli bersyarat serta dokumen legal lain telah ditandatangani oleh Mandala, Saratoga sebagai investor keuangan, dan Tiger Airways sebagai investor strategis.

Lewat finalisasi dokumen transaksi ini, Sandiaga berharap Mandala bisa segera beroperasi kembali.

"Kami senang sekali dengan finalisasi dokumen-dokumen transaksi ini dan berharap agar Mandala dapat segera beroperasi kembali," ujar Sandiaga dalam siaran pers yang dikutip, Sabtu (24/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penandatanganan semua dokumen tersebut telah dilakukan pada Jumat (23/9/2011). Selanjutnya, Saratoga akan memiliki saham mayoritas di Mandala sebesar 51%, serta Tiger Airways akan memiliki saham sebesar 33%. Sedangkan sisanya akan dimiliki oleh kreditor konkuren dan pemegang saham lama.

Dengan kesepakatan tersebut, semua pihak telah mendekati penyelesaian restrukturisasi Mandala, yang masa uji tuntasnya telah berlangsung selama hampir lima bulan. Saat ini, Mandala sedang dalam proses restrukturisasi dengan mengikuti aturan perundang-undangan Indonesia.

Tahap berikutnya adalah melengkapi persyaratan-persyaratan transaksi yang diperlukan, termasuk persetujuan pemerintah yang diperlukan agar Mandala dapat segera terbang kembali. Semuanya diperkirakan akan memakan waktu sekitar 90 hari sebelum beroperasi.

CEO Tiger Airways Holdings Limited, Chin Yau Seng juga berharap Mandala segera beroperasi kembali.

Pasca beralihnya kepemilikan Mandala, maskapai baru ini akan menerapkan model bisnis Tiger Airways, yakni dengan menawarkan perjalanan biaya murah ke tujuan internasional dan domestik dalam jangkauan lima jam penerbangan. Seperti juga penerbangan lainnya yang tergabung dalam Tiger Airways Group, penerbangan hasil restrukturisasi ini akan mengoperasikan pesawat Airbus A320.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads