Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto ketika ditemui di Jakarta, Jumat (23/9/2011).
"Bagi eksportir melemahnya rupiah tentu suatu yang menggembirakan karena membuat produk kita lebih menarik. Kalau melemah terus kita merisaukan itu, saya kira sekitar Rp 9.000/US$ masih bisa kita tolerir," tutur Suryo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lewat intervensi yang dilakukan BI, rupiah bergerak stabil dan dolar ditutup Rp 8.780 pada Jumat kemarin.
Selain intervensi di pasar valas, BI juga melakukan lelang surat utang negara dengan target Rp 4 triliun hari ini.
Menko Perekonomian Hatta Rajasa sebelumnya mengatakan cadangan devisa yang tinggi membuat pemerintah dan Bank Indonesia (BI) percaya diri menjaga nilai tukar rupiah tetap stabil. Nilai dolar AS akan dijaga tetap stabil di bawah Rp 9.000.
Dikatakan Hatta, dolar bisa ditekan di bawah Rp 9.000 karena pemerintah dan BI bisa melakukan intervensi untuk menahan laju pelemahan rupiah, serta mempunyai fundamental ekonomi yang baik.
(dnl/dnl)











































