Bahas Anggaran Kementerian BUMN, DPR Rapat Tertutup

Bahas Anggaran Kementerian BUMN, DPR Rapat Tertutup

- detikFinance
Senin, 26 Sep 2011 11:26 WIB
Bahas Anggaran Kementerian BUMN, DPR Rapat Tertutup
Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui Komisi VI bersama dengan Kementerian BUMN menggelar rapat kerja untuk membahas anggaran Kementerian. Namun berbeda dengan di Komisi dan Kementerian lain, rapat tersebut dilakukan secara tertutup.

"Kali ini kita akan mengadakan rapat kerja bersama Kementerian BUMN untuk membahas anggaran Kementerian. Rapat dilakukan tertutup jadi bagi semua media diharapkan untuk tidak berada di ruang rapat," ungkap Ketua Komisi VI Airlangga Hartarto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/11/2011).

Rapat yang membahas anggaran Kementerian BUMN tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Menteri BUMN Mahmudin Yasin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam bahan yang diperoleh wartawan, Komisi VI pada rapat sebelumnya memang mempertanyakan penyerapan yang sangat rendah di Kementerian BUMN.

Sampai dengan akhir Agustus 2011, realisasi anggaran Kementerian BUMN termasuk kegiatan-kegiatan yang telah dikontrakkan adalah sebesar Rp 65.125.832.544 atau 46,26%.

Mahmudin Yasin dalam jawabannya mengungkapkan Kementerian BUMN akan memaksimalkan waktu yang tersisa di 2011 untuk mempercepat penyerapan anggaran 2011.

"Guna mendukung percepatan realisasi anggaran 2011, kebijakan kementerian BUMN antara lain mempercepat kegiatan bersifat kontraktual atau pengadaan barang dan jasa. Monitoring secara lebih ketat terhadap pelaksanaan kegiatan agar dapat dilakukan langkah antisipasi untuk penyerapan anggaran," kata Yasin.

Selain itu, Yasin menambahkan pihaknya akan melakukan pengalihan terhadap sebagian anggaran untuk membiayai kegiatan yang masih memerlukan pembiayaan tambahan.

"Serta mempercepat proses realisasi anggaran bagi kegiatan yang sudah dilaksanakan, namun pertanggungjawaban keuangannya belum selesai," tegasnya.

Menurutnya, Kementerian BUMN mendorong dan mengupayakan penyerapan anggaran 2011 mencapai sekitar 90%.

Bila dibandingkan dengan anggaran tahun sebelumnya, anggaran BUMN saat ini sebenarnya telah mengalami peningkatan pada 2004 hanya sebesar Rp 50 miliar, sedangkan anggaran 2011 mencapai Rp 140 miliar atau naik 40%.

Penyerapan anggaran kementerian BUMN tahun-tahun sebelumnya masih relatif rendah, sehingga Kementerian BUMN saat ini lebih memprioritaskan peningkatan penyrapan anggaran dari pada peningkatan nilai pagu anggaran.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads