"Kali ini kita akan mengadakan rapat kerja bersama Kementerian BUMN untuk membahas anggaran Kementerian. Rapat dilakukan tertutup jadi bagi semua media diharapkan untuk tidak berada di ruang rapat," ungkap Ketua Komisi VI Airlangga Hartarto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/11/2011).
Rapat yang membahas anggaran Kementerian BUMN tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Menteri BUMN Mahmudin Yasin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai dengan akhir Agustus 2011, realisasi anggaran Kementerian BUMN termasuk kegiatan-kegiatan yang telah dikontrakkan adalah sebesar Rp 65.125.832.544 atau 46,26%.
Mahmudin Yasin dalam jawabannya mengungkapkan Kementerian BUMN akan memaksimalkan waktu yang tersisa di 2011 untuk mempercepat penyerapan anggaran 2011.
"Guna mendukung percepatan realisasi anggaran 2011, kebijakan kementerian BUMN antara lain mempercepat kegiatan bersifat kontraktual atau pengadaan barang dan jasa. Monitoring secara lebih ketat terhadap pelaksanaan kegiatan agar dapat dilakukan langkah antisipasi untuk penyerapan anggaran," kata Yasin.
Selain itu, Yasin menambahkan pihaknya akan melakukan pengalihan terhadap sebagian anggaran untuk membiayai kegiatan yang masih memerlukan pembiayaan tambahan.
"Serta mempercepat proses realisasi anggaran bagi kegiatan yang sudah dilaksanakan, namun pertanggungjawaban keuangannya belum selesai," tegasnya.
Menurutnya, Kementerian BUMN mendorong dan mengupayakan penyerapan anggaran 2011 mencapai sekitar 90%.
Bila dibandingkan dengan anggaran tahun sebelumnya, anggaran BUMN saat ini sebenarnya telah mengalami peningkatan pada 2004 hanya sebesar Rp 50 miliar, sedangkan anggaran 2011 mencapai Rp 140 miliar atau naik 40%.
Penyerapan anggaran kementerian BUMN tahun-tahun sebelumnya masih relatif rendah, sehingga Kementerian BUMN saat ini lebih memprioritaskan peningkatan penyrapan anggaran dari pada peningkatan nilai pagu anggaran.
(dru/dnl)










































