Pemerintah tak yakin Badan Anggaran (Banggar) DPR akan mogok membahas RAPBN 2012 karena saat ini tengah dijadikan sasaran KPK soal kasus mafia anggaran. Karena RAPBN menyangkut kepentingan rakyat.
Hal ini disampaikan oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa ketika ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (26/9/2011).
"Saya yakin tidak demikian (mogok). Saya sudah berbicara dengan kawan-kawan di fraksi. Semua semangatnya mau menyelesaikan karena kewajiban konstitusi kita," kata Hatta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi menurut saya tidak (mogok) dan bakal jalan," imbuhnya.
Seperti diketahui, Banggar DPR mogok menyelesaikan pembahasan RAPBN 2012 karena pimpinannya diperiksa oleh KPK terkait kasus mafia anggaran yang sedang marak.
Hatta mengharapkan RAPBN 2012 diselesaikan sehingga perekonomian Indonesia bisa terus tumbuh. Pasalnya, jika pemerintah harus menggunakan APBN 2011 untuk kembali dijalankan pada tahun depan, maka pertumbuhan ekonomi akan stagnan.
Salah satu program yang terancam batal jika RAPBN 2012 tidak disahkan adala rencana kenaikan gaji PNS dan Anggota TNI/Polri 10% tahun depan. (dnl/ang)











































