Kondisi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar sudah makin membaik, namun dokter di Singapura belum mengizinkan Mustafa untuk kembali ke Indonesia.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Kementerian BUMN Mahmudin Yasin ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/9/2011).
"Masih menunggu rekomendasi dokter untuk pulang. Obat-obat sudah dikurangi. Hari ini masih rehabilitasi penyembuhan," ujar Yasin setelah menghubungi Sekretaris Pribadi Mustafa Faisal Hilmi melalui sambungan telepon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Yasin mengatakan dia belum tahu kapan Mustafa akan masuk lagi dan aktif menjalani tugas sebagai Menteri BUMN.
"Sebenarnya Bapak tambah baik kok sudah, perkembangannya progresif. Luar biasa sudah sehat," tuturnya.
Seperti diketahui, Mustafa telah dibawa ke National University Hospital, Singapura sejak Selasa 30 Agustus 2011. Pria berumur 62 tahun itu dibawa ke Singapura untuk lebih intensif menjalani pemulihan pasca terkena serangan jantung.
Saat ini tugas Menteri BUMN diambil alih oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Mustafa pun dikabarkan akan terkena reshuffle yang rencananya akan dilakukan oleh Presiden SBY.
Selama masa pemulihan, Mustafa juga ditemani oleh beberapa anggota keluarganya, yaitu istri, anak dan menantunya yang dokter yang juga ikut merawat di Singapura.
Untuk sementara waktu, mantan Dirut Perum Bulog itu bersama keluarganya akan mencari apartemen sewa dalam rangka menjalani rawat jalan tersebut. Apartemen itu diusahakan terletak dekat rumah sakit tersebut. (dnl/ang)











































