Agus Marto menyampaikan hal ini saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Kamis (29/9/2011), sepulangnya dari pertemuan IMF dan Bank Dunia di Amerika Serikat.
"Saya dalam kesempatan ini ingin membangun komunikasi dengan DPR khususnya dengan Banggar agar program penyusunan anggaran 2012 bisa kita laksanakan. Kami juga ingin mengusulkan agar reses yang jadwalnya sudah di minggu ketiga bulan Oktober dapat kita harapkan ada pengunduran waktu reses sehingga bisa kita selesaikan proses RAPBN 2012," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami optimis nanti akan berkomunikasi untuk bisa menyelesaikan tugas negara," pungkasnya.
Seperti diketahui, pihak Banggar sempat memboikot pembahasan RAPBN 2012 karena pimpinannya dipanggil oleh KPK terkait kasus mafia anggaran yang menguak setelah terbongkarnya kasus Nazaruddin.
(nia/dnl)











































