Agus Marto Siap Buka-bukaan di KPK

Agus Marto Siap Buka-bukaan di KPK

- detikFinance
Senin, 03 Okt 2011 12:10 WIB
Agus Marto Siap Buka-bukaan di KPK
Jakarta - Menteri Keuangan Agus Martowardojo siap dipanggil KPK besok jam 10.00 pagi (4/10/2011) terkait saksi kasus korupsi Kemenakertrans. Agus akan melakukan penjelasan kepada KPK terkait tanggung jawabnya sebagai Menteri Keuangan.

Ketika ditemui usai membuka forum The 2011 Asian Roundtable on Corporate Governance, di Nusa Dua, Bali, Senin (3/10/2011), Agus Marto mengaku sudah mempersiapkan jawaban atas perkiraan pertanyaan KPK mengenai proses anggaran sehingga bisa ditentukan awal penyebab terjadinya permasalahan tersebut.

"Saya merasa bahwa tentu KPK ingin menanyakan dari sisi persiapan anggaran, proses karena kok bisa terjadi seperti kejadian yang kita tidak inginkan yaitu kejadian di kemenakertrans," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Langkah kedatangan Agus Marto tersebut sebagai bentuk pertanggungjawabannya selaku pengatur keuangan negara.

"Persiapannya karena saya tentu sebagai yang bertanggung jawab di kemenkeu ingin juga memberikan penjelasan tentang kebijakan-kebijakan yang sudah diambil pemerintah dan bagaimana kita berusaha menjaga anggaran itu dari perencanaan, pelaksanaannya, sampai pelaporan dan pertanggugjawabannya baik tapi kok bisa sampai terjadi seperti itu, kami akan berikan kerjasama yang terbaik dengan KPK," pungkasnya.

Seperti diketahui, kasus korupsi di Kemenakertrans berawal saat KPK pada 25 Agustus 2011 lalu berhasil melakukan tangkap tangan tiga orang yang diduga melakukan serah terima uang terkait pencairan dana percepatan pembangunan infrastruktur daerah (PPID) bidang transmigrasi di 19 kabupaten tahun 2011. Total nilainya Rp 500 miliar yang merupakan anggaran dari APBN-P tahun 2011.

Dharnawati yang diduga memberikan uang ditangkap di daerah Otto Iskandardinata (Otista), Jakarta Timur. Kemudian, INS (I Nyoman Suisanaya) yang merupakan Sesditjen P2KT pada Kemnakertrans ditangkap di Gedung A Kemnakertrans, Jalan Kalibata, Jakarta. Sedangkan, DI (Dadong Irbarelawan) Kabag Perencanaan dan Evaluasi tertangkap di Bandara.

(nia/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads