BPS Perkirakan Harga Beras Masih akan Naik

BPS Perkirakan Harga Beras Masih akan Naik

- detikFinance
Kamis, 06 Okt 2011 16:25 WIB
BPS Perkirakan Harga Beras Masih akan Naik
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan secara fundamental harga beras masih akan naik karena masuk musim paceklik.

Meskipun saat ini pedagang beras cenderung tak melakukan spekulasi stok beras karena gudang Bulog dipenuhi beras impor yang berimbas ada sedikit penurunan harga beras.

Kepala BPS Rusman Heriawan menyatakan tekanan inflasi pada Oktober masih diberikan oleh beras. Pasalnya, harga beras menunjukkan kenaikan karena belum masuk lagi musim panen besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masih beras ya, karena kan masih ada kenaikan ya," ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (6/10/2011).

Menurut Rusman, Bulog menegaskan cadangan beras masih terjaga walaupun belum musim panen. Cadangan beras itu banyak diisi oleh beras impor dari Vietnam.

"Sekarang pun harus percaya diri Bulog punya kemampuan bahwa cadangan beras itu cukup, ini kan kalau kita mengulang siklus tahunan terus ya, sampai Februari juga harga beras juga naik," katanya.

Tren peningkatan harga beras secara fundamental akan terus berlanjut hingga Februari 2012.

"Musim paceklik kan, artinya musim paceklik itu kan ya memang ada saja yang panen ya, tidak seperti panen raya. Jadi secara psikologis memang harga beras itu apa persoalannya kan terus pada level tinggi ya. Ini juga jadi tantangan berikutnya. Jadi kalau kita berbicara pertumbuhan inflasi ya ini beras akan mejadi yang dominan ya pada kontribusi inflasi," jelasnya.

Namun, Rusman menegaskan adanya pembatalan kontrak ekspor beras Thailand tidak akan memengaruhi inflasi. Pasalnya, beras impor yang telah terealisasi lebih besar dibandingkan jumlah beras yang dibatalkan tersebut.

"Kayaknya enggak (terpengaruh ke inflasi), karena yang sudah masuk beras impor kan jauh lebih besar dari pembatalan impor itu. Ya karena itu memang politik dalam negerinya Thailand sendiri kan. Mereka sedang sesuai dengan janjinya perdana menteri yang baru," pungkasnya.

(nia/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads