Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, pemerintah tetap menjalankan target yang ditetapkan dalam APBN-P 2011. Berbagai instrumen surat utang pun tetap dilepas sesuai target.
"Terkait dengan SBN (surat berharga negara), apakah ada penurunan target SBN, saya harus katakan bahwa sekarang itu yang namanya rencana penerbitan sukuk, SBN, itu masih sesuai dengan rencana," tutur Agus saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (10/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kita mau menerbitkan sukuk global, kalau kita seandainya nanti mau melakukan roadshow dan ternyata kondisi pasarnya tidak bagus dan situasi likuiditas kita longgar kita tidak jadi," jelas Agus.
"Tapi sekarang belum ada keputusan penundaan penerbitan global sukuk sampai kita lihat nanti posisi global respons daripada market dan bagaimana likuiditas kita," imbuh Agus.
Dalam APBN-P 2011, defisit anggaran ditetapkan 2,1% atau Rp 150,8 triliun. Defisit ini rencananya akan ditutupi dengan penerbitan SUN bruto Rp 215 triliun dan nilai netto Rp 134 triliun.
(dnl/hen)










































