RI Ingin Belajar ke Malaysia Soal Audit Utang Luar Negeri

RI Ingin Belajar ke Malaysia Soal Audit Utang Luar Negeri

- detikFinance
Kamis, 13 Okt 2011 12:14 WIB
RI Ingin Belajar ke Malaysia Soal Audit Utang Luar Negeri
Jakarta - Indonesia akan berguru ke Malaysia dalam pengauditan utang luar negeri. Negeri Jiran ini dianggap cukup berpengalaman dalam hal audit utang luar negeri.

Wakil Ketua Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) Hasan Bisri menyatakan BPK dalam acara ASEAN Supreme Audit Institution (ASEANSAI) akan memanfaatkan kesempatan untuk belajar ilmu dalam audit pinjaman luar negeri. Sementara dengan Singapura, Indonesia akan belajar terkait audit lembaga keuangan.

"Saya kira Malaysia cukup punya pengalaman, Singapura punya pengalaman banyak dalam me-manage lembaga keuangan," ujarnya saat ditemui dalam Pertemuan Tingkat Pejabat Senior ASEANSAI di Hotel Crowne, Jakarta, Kamis (13/10/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasan menyatakan dari segi jumlah penduduk, jumlah lembaga audit yang ada, Indonesia memiliki beban audit yang paling besar jika dibandingkan dengan seluruh negara anggota ASEAN.

"Dari berbagi segi jumlah wilayah, Indonesia lebih tinggi, kemudian baru Malaysia," ujarnya.

Namun, lanjut Hasan, proses audit di tanah air tidak terlalu buruk dibandingkan negara lain di ASEAN, tetapi ada juga yang lebih baik. Untuk itu, Indonesia masih perlu melakukan pembelajaran dan perbaikan dari sistem audit.

"Tapi dengan sistem kemajuan, kita bisa belajar dengan negara lain. Kita berpikir Indonesia paling semrawut dan amburadul tapi belum tentu, ada juga yang lebih buruk meskipun ada yang lebih baik. Jadi kita pas komparasi dengan wilayah-wilayah yang dekat dengan kita," tandasnya.

(nia/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads