Hal ini disampaikan oleh Ketua Komite Tetap Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI) Amir Karamoy saat ditemui di acara 'Franchise and License Indonesia Expo 2011' di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (14/10/2011).
"Mungkin pertumbuhan waralaba asing sekitar 20%, seperti yang terjadi resesi Eropa dan AS itu, jadi mereka mengincar pasar kita yang berkembang bagus sekali," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan itu, Amir mengatakan saat ini banyak gerai-gerai makanan asing yang berdiri di Indonesia tapi tak mau menjadi waralaba. Pemerintah harus memaksa mereka menjadi waralaba.
"Saya maunya pemerintah keluarkan (aturan) kalau ada pengusaha asing yang masuk ke Indonesia dia harus dirikan franchise waralaba. Jangan gerai yang mereka bangun sendiri, kalau nggak nanti monopoli, jadi mereka yang mengatur," tuturnya.
(dnl/hen)











































