Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyatakan dana optimalisasi Rp 11,6 triliun di 2012 didapat dari hasil menggenjot penerimaan dan penghematan bunga utang.
Agus Marto berharap Badan Anggaran DPR menyetujui pengalokasian dana optimalisasi Rp 1,6 triliun untuk menutup defisit dan tambahan anggaran pendidikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari 1,55% menjadi 1,53%. Yang penting itu pesannya," tegasnya saat ditemui di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (17/10/2011).
Dari dana optimalisasi tersebut, Agus Marto menyatakan sudah memberikan tambahan untuk porsi daerah. Anggaran tersebut langsung dipotong dari total dana optimalisasi sebesar Rp 19,4 triliun bersama anggaran pendidikan. Dari pemotongan tersebut maka tercipta dana optimalisasi bersih sebesar Rp 11,6 triliun.
"Dari total anggaran optimalisasi, ada yang ke daerah. Daerah itu ada kira-kira Rp 5 triliun lebih, karena dari gross 19,4 triliun, ada yang untuk DAU, DAK, dana otomatis, itu jumlahnya Rp 6,1 triliun, sama otsus itu ke daerah," tegasnya.
(nia/dnl)











































