Demikian disampaikan VP Corporate Communication Pertamina, Mochammad Harun kepada detikFinance, Nusa Dua, Bali, Senin (17/10/2011).
"Sudah ada kesepakatan tadi siang. Jadi kita sudah pasok lagi avtur untuk Merpati. Kemudian untuk pengambilan avturnya, berikutnya akan dibayar cash," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ini akan berlaku seterusnya. Sedangkan avtur sudah mulai kiya pasok kembali," tambah Harun.
Adapun, berdasarkan kesepakatan tadi siang antara kedua belah pihak. Maka pembayaran utang Merpati kepada Pertamina adalah sebagai berikut:
- Season 1, utang Merpati sebesar. Rp 212 miliar dengan jangka waktu maksimal 7 tahun.
- Season 2, utang Merpati sebesar Rp 44 miliar dan US$ 700 ribu, dibayar dalam jangka waktu dua tahun.
"Sedangkan, untuk current account, utang saat ini sebesar Rp 8,2 miliar dan US$ 121 ribu dibayar paling lambat hari Jumat nanti," ungkapnya.
(nrs/ang)











































