Hal ini disampaikan oleh Presiden SBY dalam pengumumannya di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (18/10/2011).
"Kementerian Keuangan bebannya sangat tinggi baik untuk mengurusi internal Kementerian Keuangan, kemudian keterkaitan dengan DPR untuk pembahasan APBN, dan juga peran kita di G-20, APEC, dan di tingkat global. Saya ingin semua tertangani dengan baik," tutur SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pidatonya, SBY mengatakan penambahan posisi wakil menteri tidak menimbulkan biaya berlebihan.
"Fasilitas wakil menteri tidak sama dengan menteri. Mereka sama dengan eselon IA. Wakil Menteri tugasnya membantu kebijakan atau policy making," katanya.
(dnl/hen)










































