"Saya minta khusus program surplus 10 juta ton beras, seluruh menteri terkait dan gubernur setiap enam bulan sekali melaporkan kepada saya," kata SBY dalam pidatonya di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (19/10/2011).
Surplus beras 10 juta ton itu diharapkan bisa tercapai pada tahun 2014 nanti. SBY minta semua pihak harus lebih aktif dan kreatif guna mencapai target itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Target tersebut juga, kata SBY, harus didukung oleh infrastruktur yang lebih baik dalam terkait produksi, distribusi dan tranpostasi beras di seluruh Indonesia.
"Laporkan pelaksanaan dan kemajuannya setiap enam bulan. Kalau masih ada masalah, segera cari solusi," tambah SBY.
SBY menambahkan, program ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi meningkatnya konsumsi pangan global. Menurutnya, di tingkat dunia, kondisi pangan sudah masuk masa krisis.
"Seiring terjadi krisis, situasi ini makin mengkhawatirkan. Kita lihat di Afrika karena kekeringan terjadi krisis pangan. Tengoklah Asia Tenggara, negara tetanngga kita, Kamboja, Thailand, Laos semua terkena krisis pangan karena perubahan iklim," tuturnya.
(ang/dnl)











































