Sang promotor tinju ini berhasil mengandaskan lawan-lawannya, yakni bos pengelola superblok Tanah Abang dan putra Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, Raditya Priamanaya Djan dengan 67 suara dan Harry Warganegara dengan hasil nihil. Selain itu, terdapat juga satu suara abstain.
Saat penghitungan suara memasuki angka 82 suara bagi Okto dan 62 suara bagi Priamanaya, para pendukung Okto langsung bersorak-sorai merayakan kemenangannya. Okto langsung diberi selamat oleh Ketua Umum sebelumnya, Erwin Aksa dan pesaingnya Harry Warganegara. Puluhan pendukungnya langsung mengangkat Okto sambil meneriakkan yel-yel 'RSO'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya akan meneruskan semua program yang sudah dijalankan oleh Erwin Aksa (Ketua Umum BPP HIPMI 2008-2011)," ujar Okto.
Sebelumnya, suasana pemilihan diwarnai pengunduran diri calon Ketua Umum HIPMI Erick Hidayat yang juga merupakan putra dari Menteri Perindustrian MS Hidayat. Dengan pengunduran itu, menyisakan tiga kandidat. Erick melimpahkan suaranya kepada kandidat nomor urut dua, yakni Priyamanaya Djan, putra Djan Faridz Menteri Perumahan Rakyat. Namun, limpahan suara itu belum sanggup mengungguli suara yang diraup Okto. Tampak hadir dalam pemilihan ini senior HIPMI dan pendiri Bosowa Group Aksa Mahmud, pendiri HIPMI dan mantan Menaker Abdul Latief, serta mantan Ketua Umum HIPMI periode 2005-2008 Sandiaga Uno dan Erwin Aksa.
(mna/qom)











































