"Saya ingatkan, jangan investor setelah tandatangan MoU, lalu goodbye. Negara saat ini banyak tersandera oleh investor. Banyak yang sudah dapat izin sejak 10 tahun, 15 tahun, dapat konsesi (lahan), tapi mereka lalai," katanya pada acara peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Kawasan Wisata Mandalika di Lombok, Jumat (21/10/2011).
SBY juga menyaksikan penandatanganan naskah kerjasama investasi enam investor swasta. Ia kembali mengingatkan investor swasta tak menyandera pembangunan kawasan wisata itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan serakah. Ini yang harus diberantas di negara ini," kata Presiden.
Menurut Presiden, butuh dana tak kurang lebih Rp 27 triliun untuk mengembangkan kawasan wisata Mandalika, Lombok. Jumlah itu kata dia sangat besar, sehingga tidak mungkin kawasan itu akan dikembangkan dengan anggaran pemerintah, apalagi anggaran pemerintah daerah.
"Karena itu kita mengundang dunia usaha untuk terlibat. Kalau sudah tahu modal besar, biaya besar, mari kita kerjasama serius," kata Presiden.
(hen/hen)











































