SBY Sindir Investor yang Doyan MoU Tetapi Lalai

SBY Sindir Investor yang Doyan MoU Tetapi Lalai

- detikFinance
Jumat, 21 Okt 2011 13:25 WIB
SBY Sindir Investor yang Doyan MoU Tetapi Lalai
Lombok - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyindir para investor yang sudah memiliki izin atau konsesi namun lalai melanjutkan proyek. Investor semacam ini menyandera kepentingan umum karena hanya melakukan Memorandum of Understanding (MoU) namun setelah itu kabur dari tanggungjawabnya.

"Saya ingatkan, jangan investor setelah tandatangan MoU, lalu goodbye. Negara saat ini banyak tersandera oleh investor. Banyak yang sudah dapat izin sejak 10 tahun, 15 tahun, dapat konsesi (lahan), tapi mereka lalai," katanya pada acara peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Kawasan Wisata Mandalika di Lombok, Jumat (21/10/2011).

SBY juga menyaksikan penandatanganan naskah kerjasama investasi enam investor swasta. Ia kembali mengingatkan investor swasta tak menyandera pembangunan kawasan wisata itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan SBY jangan sampai ada investor yang serakah, dengan mendapatkan izin dan konsesi penggunaan lahan yang begitu luas di berbagai lokasi di Indonesia, termasuk di kawasan wisata Mandalika.

"Jangan serakah. Ini yang harus diberantas di negara ini," kata Presiden.

Menurut Presiden, butuh dana tak kurang lebih Rp 27 triliun untuk mengembangkan kawasan wisata Mandalika, Lombok. Jumlah itu kata dia sangat besar, sehingga tidak mungkin kawasan itu akan dikembangkan dengan anggaran pemerintah, apalagi anggaran pemerintah daerah.

"Karena itu kita mengundang dunia usaha untuk terlibat. Kalau sudah tahu modal besar, biaya besar, mari kita kerjasama serius," kata Presiden.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads