Pelumas Pertamina Akan Rambah Amerika Tahun 2012

Pelumas Pertamina Akan Rambah Amerika Tahun 2012

- detikFinance
Jumat, 21 Okt 2011 15:37 WIB
Pekanbaru - PT Pertamina (Persero) memastikan produksi pelumasnya akan segera merambah Amerika Serikat (AS) pada tahun 2012. Target penjualan ke negara adikuasa ini dinilai lebih cepat dari perkiraan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Demikian disampaikan Asisten Manager Marketing Luar Negeri, PT Pertamina, Nugroho Setyo kepada detikFinance di Pekanbaru, Jumat (21/10/2011). Menurutnya, rencana penjualan pelumas tersebut akan dipergunakan untuk kebutuhan industri di AS.

"Kita malah terkejut, justru pihak perusahaan industri di AS yang melakukan pendekatan ke pihak Pertamina untuk bisa mendapatkan produk pelumas kita. Pelumas tersebut nantinya untuk kebutuhan sejumlah perusahaan," kata Nugroho.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ekspansi produksi tepatnya akan dilakukan di Seattle AS. Semula, pihak perusahaan di AS tersebut, baru akan menargetkan kebutuhan pelumasnya ke Pertamina pada tahun 2016.

"Target ini lebih cepat dari perkiraan kita sebelumnya. Selain karena kualitas produk kami, perusahaan AS itu memilih Pertamina karena dinilai lebih fleksibel dalam negosiasi," ujarnya.

Dengan adanya peluang tersebut, lanjut Nugroho, pihak Pertamina langsung menjajaki kerja sama untuk memproduksi pelumas di AS. Jika nantinya prospek bisnisnya lebih menguntungkan, tidak tertutup kemungkinan Pertamina akan membangun pabrik pelumas di AS.

"Pada tahun depan juga, kita akan melakukan ekspansi ke Indocina dan China. Untuk dapat menguasai pasar di Indocina, dengan cara mengakuisisi sebuah pabrik pelumas yang ada di Thailand," kata Nugroho.

Dalam melakukan ekspansi bisnis ke luar negeri, lanjutnya, pihak Pertamina menerapkan strategi yang berbeda dengan mempertimbangkan efisiensi dan budaya setempat.

"Saat ini produk pelumas kita sudah merambah 19 negara. Penjualan pelumas Pertamina terus meningkat hingga 127 persen dalam kurun 2008 hingga September 2011," kata Nugroho.

(cha/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads