Krisis Global Buat RI Sulit Raih Ekspor US$ 200 Miliar

Krisis Global Buat RI Sulit Raih Ekspor US$ 200 Miliar

- detikFinance
Senin, 24 Okt 2011 18:58 WIB
Krisis Global Buat RI Sulit Raih Ekspor US$ 200 Miliar
Jakarta - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyampaikan Indonesia akan kesulitan untuk meningkatkan ekspor dalam negeri pada saat krisis ekonomi global. Tahun ini ekspor Indonesia bakal menembus US$ 200 miliar namun akan sulit dipertahankan pada tahun depan jika krisis berlanjut.

"Ini pencapaian US$ 200 miliar dalam ekspor oleh Indonesia saat ini mungkin menjadi pencapaian yang spektakuler. Tapi ke depan, kita harus peka terhadap kemungkinan bahwa angka tersebut akan sulit dipertahankan," kata Mendag Gita Wirjawan saat rapat dengan Komisi VI DPR RI, Senayan, Senin (24/10/2011).

Gita mengatakan, kondisi global saat ini menunjukkan gejala resesi ekonomi dunia. Diprediksikan secara empiris dan kuantitatif akan terjadi kekacauan ekonomi global.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini akan menggenjot ke bawah untuk demand, dari Eropa dan Amerika Serikat. Kalau terjadi deklinasi demand, di dua pasar besar tersebut, maka produk dan jasa yang diproduksi siapapun oleh dunia akan berkurang demandnya, akan terjadi demand shock," lanjut Gita.

Kemudian, China sebagai negara besar yang memiliki perekonomian besar akan terkena imbas akibat demand shock tersebut. "Akan ada bubble karena inflasi, oleh karena kenaikan harga mencakup real estate, infrastruktur dan segalanya, ini kalau pecah akan terjadi deklinasi demand tersebut terhadap barang dan jasa yang diproduksi di manapun, termasuk Indonesia," ulangnya.

"Pesan Presiden kepada saya, sederhana, untuk menjaga laju ekspor ke depan. Buat juga pengembangan, dan pembuahan pemikiran dan kebijakan yang bisa membuahkan keseimbangan dan keadilan dalam cara berdagang kita dengan siapapun, dan kedua untuk meningkatkan dan memperkuat pasar domestik kita," lanjutnya.

(nrs/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads