Dahlan Ingin Bereskan BUMN 'Dhuafa'

Dahlan Ingin Bereskan BUMN 'Dhuafa'

- detikFinance
Selasa, 25 Okt 2011 15:10 WIB
Dahlan Ingin Bereskan BUMN Dhuafa
Jakarta - Saat menjadi Dirut PLN, Dahlan Iskan bermimpi tidak ada lagi byar pet listrik. Dengan jabatan barunya sebagai Menteri BUMN, Dahlan Iskan juga memiliki mimpi yakni membereskan BUMN-BUMN 'dhuafa' alias merugi.

"Kalau di BUMN, saya mau membereskan BUMN dhuafa, itu BUMN yang merugi," jelas Dahlan Iskan saat ditemui di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (25/10/2011).

Dalam daftar sebelumnya, 7 BUMN 'sakit' yang masuk daftar PT PPA (perusahaan pengelola aset) adalah PT Kertas Kraft Aceh (KKA), PT Djakarta lloyd, Balai Pustaka, PT Survei Udara Penas, PT Perusahaan Film Negara (PFN), PT Industri Kapal Indonesia, PT Merpati Nusantara Airlines.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sudah putuskan ada 7 BUMN yang hampir mati atau setengah mati. Itu akan dilakukan transformasi dan saya minta dalam waktu yang sangat pendek akan selesai," jelas Dahlan.

Dahlan berharap BUMN yang akan membuat anak usaha baru, mengambilnya dari BUMN 'dhuafa' ini. Sehingga nantinya BUMN 'dhuafa' itu bisa bermetamorfosis dan hidup kembali.

"Jadi perusahaan BUMN yang 7 itu akan bermetamorfosis, mereka ganti bidang usaha boleh, ganti nama boleh, yang penting PT-nya tetap, yang penting survive," tegas Dahlan.

"Dari 7 tadi, ada yang diambil Adhi Karya, ada yang diambil PT PP dan Angkasa Pura I. Jadi tidak perlu mendirikan anak usaha cukup mengambil BUMN yang merugi," tambahnya.
(qom/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads