Apabila dibandingkan pada bulan sebelumnya, wisman per September 2011 ini mengalami kenaikan 4.67% dibandingkan wisman pada Agustus 2011.
Demikian disampaikan Oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Djamal dalam konferensi pers BPS di Gedung BPS, Jakarta, Selasa (1/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara kumulatif, sejak Januari 2011-September 2021 jumlah wisman yang masuk mencapai 5.61 juta orang atau naik 8,26% dibandingkan jumlah wisman pada periode yang sama di 2010 yang sebesar 5,19 juta orang.
Djamal juga menyampaikan, tingkat penghunian kamar hotel berbintang di 20 provinsi pada September 2011 mencapai 51,75%. "Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotak berbintang di 20 provinsi selama September 2012 adalah 2,10 hari naik 0,04 hari dibandingkan keadaan September 2010," terangnya.
BPS juga mencatat jumlah angkutan udara domestik pada September 2011 mencapai 4,5 juta orang. Jumlah ini naik 23,5% dibandingkan bulan sebelumnya atau Agustus 2011.
Djamal menjelaskan jumlah penumpang tujuan luar negeri justru mengalami penurunan sebesar 8,95% menjadi 887,5 ribu orang.
"Selama Januari-September 2011 jumlah penumpang domestik mencapai 38,2 juta orang atau naik 22,70% dan jumlah penumpang Internasional mencapai 8,1 juta orang atau naik 14,89% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," katanya.
Dalam rinciannya jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri pada September 2011 tercatat sebanyak 786,6 ribu orang atau naik 22,28% dibandingkan Agustus 2011.
"Namun jumlah barang yang diangkut turun 13,38% menjadi 10,4 juta ton," jelasnya.
Sedangkan jumlah penumpang kereta api pada September 2011 ini tercatat sebanyak 16,9 juta jiwa atau naik 13,98% dibandingkan Agustus 2011.
"Demikian jumlah barang yang diangkut kereta api naik 3,16% menjadi 1,7 juta ton," kata Djamal.
(dru/dnl)











































