Duh! Indeks Penyuapan di Indonesia Termasuk Paling Buruk

Duh! Indeks Penyuapan di Indonesia Termasuk Paling Buruk

- detikFinance
Rabu, 02 Nov 2011 10:25 WIB
Berlin - Menyuap pejabat publik ketika menjalankan bisnisnya diluar merupakan sebuah praktek yang regular. Setidaknya itulah yang terungkap dari Indeks Pembayar Suap 2011 yang dirilis Transparency International (TII). Indeks tersebut dibuat berdasarkan survei terhadap 3.016 pebisnis eksekutif dari 30 negara-negara maju dan berkembang.

Para pebisnis eksekutif itu diseleksi berdasarkan nilai investasi asing langsung dan ekspornya, ditambah nilai investasi regional yang cukup signifikan. Mereka ditanya mengenai seberapa sering perusahaan-perusahaan mereka melakukan penyuapan di negara tempat mereka beroperasi.

Survei dibuat untuk melihat pembayaran suap para pebisnis itu saat menjalankan bisnisnya diluar negeri. Skor didasarkan pada respons pebisnis eksekutif ketika ditanya seberapa sering perusahaannya, dimana mereka memiliki hubungan bisnis terkait dengan penyuapan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perusahaan-perusahaan dari China dan Rusia tercatat paling banyak memberikan suap ketika beroperasi diluar negeri. Sektor paling banyak korupsi adalah kontrak pekerjaan umum dan konstruksi.

China, Rusia, Meksiko dan Indonesia berada di peringkat paling bawah berdasarkan indeks tersebut. Sementara Belanda, Swiss, Belgia, Jerman, Jepang berada di peringkat atas, atau artinya hampir tidak pernah melakukan suap.

Namun survei tersebut menunjukkan tidak ada satupun dari 28 negara yang tidak menyuap saat menjalankan bisnisnya.

"Skor India membaik paling banyak, dengan kenaikan 0,7, namun masih hampir mendekati titik terbawah. Kanada dan Inggris menunjukkan penurunan terbesar dari skornya dengan penurunan 0,3," demikian laporan yang dikutip dari Reuters, Kamis (2/11/2011).

Berikut peringkat 28 negara-negara utama pengekspor regional maupun internasional. Indeks 0 berarti selalu menyuap, 10 berarti tidak pernah.

Belanda (8,8) (Indeks Pembayar Suap)


  1. Belanda (8,8)
  2. Swiss (8,8)
  3. Belgia (8,7)
  4. Jerman (8,6)
  5. Jepang (8,6)
  6. Australia (8,5)  
  7. Kanada (8,5)
  8. Singapura (8,3)
  9. Inggris (8,3)
  10. Amerika SErikat (8,1)
  11. Prancis (8,0)  
  12. Spanyol (8,0)
  13. Korea Selatan (7,9)
  14. Brasil (7,7)
  15. Hong Kong (7,6)  
  16. Italia (7,6) 
  17. Malaysia (7,6)
  18. Afrika Selatan (7,6)
  19. Taiwan (7,5)
  20. India (7,5)
  21. Turki (7,5)
  22. Arab Saudi (7,4)
  23. Argentina (7,3)
  24. Uni Emirat Arab (7,3)  
  25. Indonesia (7,1)
  26. Meksiko (7,0)
  27. China (6,5)
  28. Rusia (6,1). Rata-rata (7,8) .
(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads