Dahlan Iskan Janji Perjuangkan BBM Subsidi untuk Kereta Barang

Dahlan Iskan Janji Perjuangkan BBM Subsidi untuk Kereta Barang

- detikFinance
Rabu, 02 Nov 2011 15:53 WIB
Dahlan Iskan Janji Perjuangkan BBM Subsidi untuk Kereta Barang
Jakarta - Menteri BUMN Dahlan Iskan menegaskan akan memperjuangkan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI). Mantan Dirut PLN ini mendukung permintaan Direksi agar KAI dapat alokasi BBM bersubsidi khususnya angkutan barang.

"PT KAI saya setuju dengan keluhan itu, tentu saya ingin ikut memperjuangkan itu," kata Dahlan ketika ditemui di Kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (2/11/2011).

Dikatakan Dahlan, memang penggunaan BBM bersubsidi itu harus dilihat secara makro ekonomi. Khusus untuk KAI menurutnya tidak ada salahnya jika moda transportasi massal itu menggunakan jenis BBM tersebut untuk operasionalnya khususnya untuk mengangkut barang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harus dilihat secara makro. Tetapi memang angkutan barang juga harus diperbanyak dan harus dilihat ada daya tariknya," jelasnya.

Lebih jauh Dahlan berharap KAI dapat secara rutin menggunakan BBM bersubsidi dengan dana yang menggunakan skema Public Service Obligation (PSO). "Saya ingin melihat dahulu, PSO secara rutin itu," terangnya.

Sebelumnya, permintaan itu datang dari Direksi PT KAI dengan alasan untuk menekan biaya produksi, sehingga bisa menghasilkan tarif lebih murah. Dengan begitu pengguna jasa khususnya angkutan barang bisa menggunakan kereta api ketimbang angkutan barang lainnya seperti truk.

Dahlan mengakui, hingga kini operasional kereta api masih menggunakan BBM untuk tarif industri. Akibatnya tarif kereta barang lebih mahal dari tarif angkutan truk.

Namun, menurut Dahlan rencana ini belum bisa dilaksanakan dalam waktu singkat. Hingga kini, selain mengkaji kemungkinannya, Kementerian meminta direksi PT KAI membuat konsep yang matang terhadap rencana tersebut.

"Kita persiapkan dulu setelah rencana bisnis KA di bidang angkutan barang matang, baru kita akan perjuangkan," ungkapnya.

(dru/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads