Privatisasi Merpati Diharap Bisa Hasilkan Rp 600 Miliar
Rabu, 14 Jul 2004 11:08 WIB
Jakarta - Dalam rangka menggaet investor domestik dan internasional, privatisasi Merpati Nusantara Airlines akan dilakukan dengan tender secara internasional. Diharapkan privatisasi ini bisa menghasilkan dana minimum Rp 600 miliar. Demikian disampaikan oleh Dirut Merpati Hotasi Nababan dalam raker dengan Komisi IX DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (14/7/2004)."Kita berharap strategic sale (privatisasi) bisa dilakukan tahun ini juga karena kesempatan untuk memperbaiki industri airlines, ya tahun ini. Jangan sampai kita didahului yang lain," kata Hotasi.Menurut Hotasi, pihaknya saat ini masih menunggu persetujuan prinsip dari DPR untuk selanjutnya melakukan penunjukan penasihat keuangan dan membuka tender secara internasional. Mengenai investor yang diinginkan, Hotasi mengatakan tidak terbatas hanya domestik namun yang akan dilihat adalah proposal yang terbaik. Hal itu tidak hanya dilihat dari sisi uang tapi juga dari sisi armada maupun manajemennya. Terkait utang Merpati ke pemerintah yang jumlahnya sekitar Rp 220 miliar, Hotasi menjelaskan, saat ini secara prinsip Menkeu sudah setuju untuk dijadikan penyertaan modal pemerintah (PMP). Merpati saat ini juga telah menyampaikan rencana bisnisnya ke pemerintah.
(qom/)











































