Subsidi BBM bagi Pertamina Diputuskan Rp 5,1 Triliun
Rabu, 14 Jul 2004 16:54 WIB
Jakarta - Pemerintah memutuskan untuk mengucurkan subsidi BBM lebih awal kepada Pertamina sebesar Rp 5,1 triliun dari Rp 12 triliun yang diajukan Pertamina. Subsidi tersebut akan mulai dikucurkan hari ini.Hal itu disampaikan Direktur Utama Pertamina, Ariffi Nawawi, usai rapat dengar pendapat antara Komisi VIII dengan Pertamina dan pemerintah, Rabu (14/7/2004).Menurut Ariffi, pengucuran subsidi tersebut sangat membantu likuiditas Pertamina. "Saya yakin dengan ini saya dan teman-teman bisa menjalankan tugas dan suplai BBM bisa lebih lancar lagi," jamin dia.Diakui, Pertamina sebelumnya memang mengusulkan jika terjadi kesulitan berkaitan dengan pembayaran subsidi BBM oleh pemerintah, maka Pertamina diperbolehkan meminjam kepada perbankan. Namun pemerintah akhirnya memutuskan untuk mengucurkan subsidi BBM."Saya kira hari ini (pengucuran subsidi). Menurut permintaan kita, dana subsidi Rp 12 triliun. Tapi itu kan permintaan, sebab ada kewajiban Pertamina kepada pemerintah yang harus dibayar juga sehingga akhirnya disepakati untuk Juli didrop subsidi sebesar Rp 5,1 triliun. Itu sudah sangat membantu likuiditas Pertamina," papar Ariffi.Sebelumnya, Ariffi menyebutkan, Pertamina dan pemerintah sepakat untuk alokasi subsidi BBM untuk tahun anggaran 2004 mencapai 90-95 persen dari jumlah yang diminta Pertamina.
(ani/)











































