"Saat ini, daerah Asia Pasifik yang menghubungkan Asia dan Amerika dan meliputi Samudera Pasifik dan Hindia, tumbuh dengan cepat menjadi tumpuan strategis dan ekonomis dunia," kata SBY.
Presiden SBY menyampaikan hal ini pada APEC CEO Summit, di Hotel Sheraton, Hawaii, Amerika Serika, Minggu (13/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertama, abad Asia Pasifik harus menjadi pusat bagi usaha-usaha pertumbuhan ekonomi dunia yang kuat, stabil, berkesinambungan, dan inklusif.
Kedua, untuk menjadi abad Asia Pasifik, SBY menyampaikan setiap negara harus mendefinisikan ulang arsitektur regional menjadi terbuka, efektif, inklusif, dan transparan.
Ketiga, keharusan akan adanya sebuah evolusi keseimbangan yang dinamis.
"Kita beruntung bahwa untuk pertama kalinya sejak waktu yang lama, hubungan antara kekuatan-kekuatan besar ditandai dengan kedamaian, stabilitas dan kerja sama, tetapi kekuatan-baru sedang tumbuh dan hubungan antarkekuatan berubah sehingga menjadi lebih cair," ungkapnya.
Dan keempat, SBY menekankan pentingnya agar abad Asia Pasifik dibangun atas dasar kondisi sosial yang cepat berubah.
"Kita hidup di jaman konektivitas, jaman informasi dan keterbukaan, hirarki tradisional dipasangkan dengan jaringan baru individu dan organisasi di dunia tanpa batasan," jelas SBY.
(dru/dru)










































