SBY : Asia Pasifik Tumpuan Strategis dan Ekonomis Dunia

SBY : Asia Pasifik Tumpuan Strategis dan Ekonomis Dunia

- detikFinance
Minggu, 13 Nov 2011 14:30 WIB
SBY : Asia Pasifik Tumpuan Strategis dan Ekonomis Dunia
Jakarta - Presiden SBY mengungkapkan Abad ke-21 berkemungkinan menjadi abad-nya negara kawasan Asia Pasifik. Pasalnya, kawasan ini tumbuh cepat dan strategis dalam peta dunia. SBY menyebutnya sebagai 'Abad Asia Pasifik'.

"Saat ini, daerah Asia Pasifik yang menghubungkan Asia dan Amerika dan meliputi Samudera Pasifik dan Hindia, tumbuh dengan cepat menjadi tumpuan strategis dan ekonomis dunia," kata SBY.

Presiden SBY menyampaikan hal ini pada APEC CEO Summit, di Hotel Sheraton, Hawaii, Amerika Serika, Minggu (13/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SBY menggarisbawahi bahwa Abad Pasifik ini tidak akan terjadi begitu saja dan harus diperjuangkan setiap langkahnya. Presiden SBY mengedepankan 4 langkah yang dapat diambil untuk mencapai tujuan ini.

Pertama, abad Asia Pasifik harus menjadi pusat bagi usaha-usaha pertumbuhan ekonomi dunia yang kuat, stabil, berkesinambungan, dan inklusif.

Kedua, untuk menjadi abad Asia Pasifik, SBY menyampaikan setiap negara harus mendefinisikan ulang arsitektur regional menjadi terbuka, efektif, inklusif, dan transparan.

Ketiga, keharusan akan adanya sebuah evolusi keseimbangan yang dinamis.

"Kita beruntung bahwa untuk pertama kalinya sejak waktu yang lama, hubungan antara kekuatan-kekuatan besar ditandai dengan kedamaian, stabilitas dan kerja sama, tetapi kekuatan-baru sedang tumbuh dan hubungan antarkekuatan berubah sehingga menjadi lebih cair," ungkapnya.

Dan keempat, SBY menekankan pentingnya agar abad Asia Pasifik dibangun atas dasar kondisi sosial yang cepat berubah.

"Kita hidup di jaman konektivitas, jaman informasi dan keterbukaan, hirarki tradisional dipasangkan dengan jaringan baru individu dan organisasi di dunia tanpa batasan," jelas SBY.

(dru/dru)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads