Pertamina Optimis Kontrak Migas di Irak Berlanjut
Kamis, 15 Jul 2004 15:41 WIB
Jakarta - PT Pertamina (Persero) optimis akan segera mendapatkan kepastian status kontrak blok 3 di Padang Pasir Barat Irak, setelah penyerahan kedaulatan dari Amerika Serikat (AS) kepada pemerintahan baru Irak 28 Juni lalu. Menteri Perminyakan Irak telah memberi sinyal positif kalau Pertamina akan segera memperoleh kepastian kontrak, sekaligus bakal menjadi mitra potensial Irak."Irak telah memberi sinyal positif atas surat yang diajukan Pertamina. Kami juga diposisikan sebagai potential partner," kata Direktur Hulu Pertamina, Bambang Nugroho, ketika dihubungi detikcom, Kamis (15/7/2004).Bambang menjelaskan, selain berupaya mendapatkan kepastian kontrak blok 3 padang pasir barat, pemerintah Irak juga mengisyaratkan Pertamina bisa mendapatkan proyek pengembangan lapangan minyak yang produksinya setara dengan 100 ribu barel per hari. "Jadi selain memperoleh kepastian kontrak blok 3, Pertamina mungkin bisa mengelola lapangan lain," tuturnya.Sebelumnya, pada masa pemerintahan Saddam Hussein, Pertamina telah memperoleh kontrak pengelolaan di padang pasir barat Irak. Pertamina juga terus mengusahakan agar kontrak itu tetap berlaku, meski Irak berada di bawah kekuasaan pemerintahan transisi bentukan AS.Bahkan, Pertamina sempat melakukan kegiatan eksplorasi di blok migas tersebut pada April lalu. Namun kegiatan tersebut terpaksa dihentikan mengingat situasi keamanan di Irak yang tidak kondusif.
(ani/)











































