Hal ini disampaikan oleh SBY ketika membuka KTT ASEAN di Nusa Dua, Bali, Kamis (17/11/2011).
"Di samping ketidakpastian baru yang menghantui perekonomian dunia, permasalahan dan tantangan yang fundamental juga masih kita hadapi, seperti ketahanan pangan, energi dan air, perubahan iklim, bencana alam, serta dampak revolusi teknologi informasi pada kehidupan masyarakat kita," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di tengah 'pancaroba' ini, banyak harapan ditumpukan pada kawasan kita. Sejarah telah menguji dan membuktikan bahwa ASEAN kian menjadi asosiasi yang matang, yang mampu menciptakan stabilitas dan keamanan kawasan, mampu meningkatkan kekuatan ekonominya, serta mampu menjadi komunitas yang makin 'people-centered' dan mampu pula menjalin kerukunan antar indentitas dan peradaban yang beragam," papar SBY.
Melalui modal dan posisi ini, SBY percaya ASEAN mampu berkontribusi merespons berbagai dinamika global tersebut. Karena itu tema pertemuan ASEAN saat ini bermakna ASEAN ingin berperan lebih besar dalam urusan dunia.
(dnl/ang)











































