Garuda Tak Ikutan Lion Memborong Boeing 737 MAXs

Garuda Tak Ikutan Lion Memborong Boeing 737 MAXs

- detikFinance
Senin, 21 Nov 2011 13:46 WIB
Garuda Tak Ikutan Lion Memborong Boeing 737 MAXs
Jakarta - PT Garuda Indonesia Tbk (Garuda) belum tertarik untuk memborong Boeing 737 Max seperti yang dilakukan Lion Air. Garuda lebih nyaman menggunakan Boeing 777-300, 737-800 dan Airbuss 320 dan 330.

Sebelumnya Garuda telah memesan 10 pesawat 777-300, 20 pesawat jenis Airbuss 330 dan 320 serta 80 pesawat jenis 737-800 untuk Citilink.

Demikian disampaikan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar disela acara Penandatanganan MoU Corporate Partnership dengan Bank Muamalat di Galeri Garuda Senayan City, Jakarta, Senin (21/11/2011)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pesawat kita saat ini ada 89 kan. 5 tahun kedepan menjadi 154. Kalau kita lakukan order-order pesawat itu ngga perlu buat announcement. Nah 737 Max itu baru ada kan di 2017 dan Garuda sendiri belum tahu spesifikasi (rincian) jenis pesawat tersebut seperti apa jadi dipelajari dulu," papar Emirsyah.

Dijelaskan Emir, saat ini Garuda masih betah dengan pesawat baru jenis 737-800, dan belum melirik pesawat lain. "Nantinya kita teruskan seri terbaru atau next generation-nya," terang Emir.

Lebih jauh Emir memprediksikan, di 2015 itu total penumpang akan mencapai 120 juta orang dimana akan tumbuh 50% dari yang saat ini mencapai 75 juta.
"Sesuai perencanaan semua pesawat yang kita miliki akan cukup mendukung hal tersebut," tambahnya.

Dari sisi regional, Garuda juga terus mengembangkan penerbangan domestiknya melalui Citilink. Rencananya Citilink akan go-regional dengan merambah kawasan ASEAN paling cepat di 2012.

"Citilink dari domestik kita bergerak ke regional. Rencananya kita kuatkan dulu domestiknya, paling cepat di 2012 atau 2013 nanti lah," paparnya.

Dikatakan Emir, untuk tahun 2011 Citilink akan mendatangkan 10 pesawat, sampai di 2013 totalnya memiliki 25 pesawat.

Ia menegaskan selama bulan Oktober 2011 Garuda mencetak laba hingga Rp 300 miliar. "Dimana dikontribusi dari pendapatan yang mencapai Rp 3,2 triliun," tuturnya.

Untuk Coporate Sales sendiri telah tembus Rp 1,3 triliun dengan bekerja sama melalui 1000 perusahaan. Kedepan, Emir mengatakan corporate sales akan tembus Rp 2 triliun di 2012.

Sebelumnya Boeing mengumumkan order komersial terbesar secara global, dari Lion Air. Maskapai Indonesia ini sepakat untuk membeli 230 pesawat Boeing dengan nilai transaksi total diperkirakan mencapai US$ 21,7 miliar atau setara dengan Rp 195 triliun. Pesawat Boeing yang dibeli Lion itu terdiri dari kombinasi jenis 201 unit 737 MAXs dan 29 unit 737-900 ERs.

Garuda Gandeng Bank Muamalat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Muamalat) bersama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (Garuda) kerjasama paket penerbangan ke Timur Tengah dalam program Umroh dan Haji.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan oleh Direktur Retail Bank Muamalat Adrian Asharyanto Gunadi dan Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda M. Arif Wibowo di Jakarta, Senin (21/11/2011). Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Utama Bank Mualat Arviyan Arifin dan Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar.

"Melalui kerja sama ini, kami ingin lebih mendekatkan diri kepada pelanggan Garuda Indonesia, serta memberikan kemudahan dan menawarkan alternatif lain dalam hal pembelian tiket," papar Emirsyah.

Sementara itu Dirut Bank Muamalat Arviyan Arifin menambahkan, dari sisi potensi penambahan penumpang, melalui kerjasama tersebut ditargetkan bisa memberikan tambahan 100 ribu penumpang ke wilayah Timur Tengah, yang terkait dengan umroh dan haji.

"Umroh 250 ribu sampai 300 ribu penumpang setahun ke Timur Tengah. Jadi ini adalah pasar masa depan garuda juga. Dengan ini untuk memperkuatnya kita menggandeng mitra usaha, yang berprospek ini dengan Muamalat. Ini dari sisi brand juga nasabah priority banking kan juga jadi sasaran Garuda dalam meningkatkan upper segmen domestik dan internasional," paparnya.

Disampaikan Arviyan, melalui kerja sama tersebut diharapkan nasabah Bank Muamalat tidak akan membiarkan nilai lebih yang ditawarkan Garuda Indonesia, dan bisa memperkuat kerja sama kedua belah pihak ke depan.

Sementara itu, Adrian optimis dengan kekuatan basis nasabahnya, ditambah dengan mitra-mitra penyelenggara umroh dan haji, bisa lebih diperkuat lagi dengan adanya kerja sama bersama Garuda Indonesia.

"Kita juga tawarkan produk-produk selain haji dan umroh. Kita juga ada wisata, jadi perjalanan wisata, travel yang nantinya akan diselenggarakan oleh Garuda. Nah ini lewat platform pembayaran dalam memudahkan dan melancarkan proses pembayaran. Untuk tahap awal dengan ATM kita yang berjumlah 400 unit dan kerja sama dengan 8.000 unit atm lain, ke depan kita akan kembangkan lewat internet banking, juga kartu co-branding Garuda-Muamalat," tandasnya.

(dru/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads