Wakil Ketua Anggota DPR Harry Azhar Azis mengatakan jika diberi peringkat maka Kementerian yang paling banyak tidak menyerap anggaran adalah:
- Kementerian Pekerjaan Umum (PU)
- Kementerian Perhubungan
- Kementerian Agama
- Kementerian Sosial
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, lambatnya penyerapan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) ini akan berdampak pada terhambatnya pertumbuhan ekonomi nasional yang setiap tahun ditargetkan selalu naik.
Setidaknya, lanjut Harry, 92% anggaran bisa terealisasi di program-program seluruh kementerian. Tapi bila seandainya bisa terserap seluruhnya, maka pertumbuhan ekonomi 2011 yang ditargetkan 6,3% bisa terlampaui menjadi 6,7%.
"Tapi kalau mau untuk lucu-lucuan, ini juga ada baiknya. Karena perlambatan dalam penyerapan APBN ini bisa menekan inflasi dengan besaran yang sama, dengan semakin kurangnya uang yang beredar," tuturnya.
Ia mencermati, hal ini terjadi karena tidak adanya sistem reward and punishment untuk setiap kementerian yang tidak maksimal menyerap anggaran itu.
"Saya kira anggarannya hanya dipotong, tetapi pejabat di kementerian tersebut rapornya tidak terpengaruh," tambah Harry.
(fat/dnl)











































