Sekretaris Perusahaan Timah Abrun Abubakar mengatakan perseroan sulit untuk memastikan berapa jumlah cadangan timah yang hilang karena aktivitas pertambangan tersebut.
"Memang ada beberapa kegiatan penambangan tanpa izin di areal izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah. Tapi sangat sulit dipastikan berapa jumlah cadangan yang hilang karena penambangan tanpa izin tersebut," kata Abrun kepada detikFinance, Sabtu (3/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini memang tidak jelas asal-usulnya karena memang bukan ekspor yang resmi tercatat di Kementerian Perdagangan. Ini kemungkinan berasal dari IUP PT Timah yang tidak diketahui oleh PT Timah," kata Abrun.
Operasi tambang PT Timah saat ini berlokasi di wilayah Kepulauan Bangka Belitung dan sebagian Kepulauan Riau.
(dnl/dnl)











































